Sabtu, 01 Agustus 2015

Teguklah sampai tak bersisa lagi
Bahkan aromanya pun tak berasa di ujung bibir
Teguklah dan rasakan perlahan

Sampai habis
Benar -benar habis
Benar - benar hilang
Rindu di tubuhku - rindu di kepalaku - rindu yang tinggal di sisi lain bagian jiwaku padamu. 

2015 _ Agustus
 

Minggu, 24 Mei 2015

Rembulan dan Jalan-jalan Pekat Ini


Untuk Hesty Sarah



Aku singgah mengambil cahaya.
Pada sebuah resto berpanorama kilau kemilau.
Meletakkan kaki di rerumputan Rotterdam yang basah usai hujan sore.
Perlukah dedaunan jatuh mengisi ruang kosong di tubuh ini? Agar tak lagi menganga seperti telaga yang ditinggalkan.
Atau menyalakan sebuah cahaya serupa warna kelabu.
Sembari menanti rembulan dan kepingan bintang dilemparkan ke lintasan yang kelam.
Aku merindukanmu.Tepat di bawah langit gulita dan jalan-jalan pekat ini.

(2014)

Selasa, 12 Mei 2015

Mencintai Matamu Yang Diam

Untuk Munira - Oleh2 sebuah pertemuan

Aku mencintai kedua bola matamu yang diam saat kita bertemu.
Aku memiliki rahasianya tanpa harus mulutmu yang berbicara.

kau tidak tahu, betapa rahasia di matamu adalah bola pijar yang melilit manja tak mengizinkanku beranjak. Aku membawanya kemana-mana.

Aku mencintai kedua bola matamu yang diam. Aku ingin lelap di sana.
Menelan sebuah cahaya yang tenang.

Mei 2015

Minggu, 04 Januari 2015

Untuk Paragraf Yang Hilang



Sudikah kau kembali
menyusuri setapak demi setapak jalan yang berlumur pasir dari bawah gorong- gorong

Melangkah pelan. Datang mengetuk pintu sesudah subuh

sungguh. Masih engkau paragraf yang hilang.

Des. 14

Fajar - 30 September 2018