Aku mencintai kedua bola matamu yang diam saat kita bertemu.Aku memiliki rahasianya tanpa harus mulutmu yang berbicara.
kau tidak tahu, betapa rahasia di matamu adalah bola pijar yang melilit manja tak mengizinkanku beranjak. Aku membawanya kemana-mana.
Aku mencintai kedua bola matamu yang diam. Aku ingin lelap di sana.
Menelan sebuah cahaya yang tenang.
Mei 2015
Tidak ada komentar:
Posting Komentar