Terlelapkah
kau di peraduan sore?
Wahai
sang putri yang merindu merpati
Karena
hujan ingin kau lewatkan
Karena
rindu ingin kau lupakan
Bukankah
sudah kuperingatkan kepadamu-
Hari
itu-Tanggal itu-bulan itu-tahun itu- menit itu-
Pun
detik itu
Rindumu
hanya akan berputar di pusaran denyut nadi
Perlahan
membakar rangka tubuhmu yang tak lagi bebal seperti dulu
Tapi
kau mendongak ke langit dan berkata kepada awan
Ini
adalah rinduku_jangan kau bawa rembulan untuk memadamkannya
Karena
dia akan habis
Setelah
itu,
Kau
memilih hidup dalam rindumu
Berayun
dari ranting kata menuju kalimat bahasa pujanggamu
Yang
tiba-tiba puitis
Melankolis
Sesekali narsis
Putri, bangunlah
Tak perlu kau lewatkan hujan untuk
melupakan rindumu
Karena magnet-magnet kecil
kenanganmu melekat urat di saraf neuron tubuhmu
Sekalipun lelapmu bermil-mil jauhnya
dari realitas
Majene_
Juli 2012
Berayung atau berayun?
BalasHapusmelangkolis atau melankolis?
kerinduan yang mem-vibrasi kata dalam moment tertentu menjadi puitis.. great..
thanks yh udah ngingatin,,,,itu ksalhan sya. nda sya prhtikan juga. soalnx pas jadi trburu-buruka wktu sya up-load.....nda smpt sya edit dgn baik,,,
Hapusyayaya....dipahami ji... good poem...
BalasHapusMaksih,,,,,,itu cuma coretan kecil aja.bukan apa2....
Hapus