Sabtu, 09 Juni 2012

Gelas kosong


Pernah aku menuang kopi di Sana
Untuk kau teguk saat penat tiba
Menghirup hangatnya pagi dan senja di sisimu
Berbaur bersama aroma wangi parfummu

Kini,
Gelas itu terlelap
Telungkup di masa kejenuhan menunggu Tuannya
Diam-diam melukis terjal dinding polos di sudut peta negeri sendiri
Sebuah akhir – sebuah kisah
Dalam cerita gelas kosong

Suatu hari
Dia berbisik kepadaku
“Kapan lagi aku menuang kopi dalam dirinya?”

Juni 2012

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Fajar - 30 September 2018