Selamat
sore,
Lama
menunggu?
Apa
senja masih indah sore ini?
Ekspresi
apakah gerangan di ujung langit sana?
Saat bola
matahari perlahan menepi-
Menuju
belahan bumi lain
Ke
manakah dia?
Selamat
sore,
Perlukah
ucapan itu kutitip lagi untukmu?
Pada
lembayung biru kemerahan yang menggemaskan
Sama
seperti aku menitip “selamat pagi” pada embun yang mendebarkan
Saat
jiwa-jiwa yang terlelap bangun karena cinta di pagi hari
Selamat
sore,
Apa
kau masih di sana?
Belum
beranjak?
Masihkah
menatap awan yang berubah kelabu?
Atau masih
menunggu camar hilang dari pelupuk mata?
Atau masih menanti cinta yang pergi, kembali?
Lalu bersama mengantar matahari menjadi
sunset-sampai tenggelam sempurna
Selamat
sore,
Pulanglah!
Letakkan
saja harapan itu
Pada
tempat yang Tuhan telah siapkan untukmu.
Makassar _ mei 2012

Tidak ada komentar:
Posting Komentar