Hujan
turun pukul sepuluh pagi
Asap mengepul dari balik
dapur
Setetes sisa
embun jatuh dari balik kelopak mawar
Jatuh tanpa suara menuju tanah.
Ada
selimut tetap menggoda
Ada hangat dalam sepi
Terbangun
menyibak tirai
Menebak waktu dari balik jendela
Gelisah
tiba lagi
Berselisih dengan hati
Tanpa lagu yang mulai
ramai
Saat hidup
dipermainkan esensi
Sebaris puisi menggelitik
Di otak yang telah bekarat
Bertamu tanpa syarat
Kuingat
lalu,
Bermain hujan tanpa baju.
Malino_07_03_07
Tidak ada komentar:
Posting Komentar